Persiapan Liburan Musim Gugur di Korea

Tiket sudah ditangan yang artinya jalan menuju korea sudah semakin dekat. Perjalanan saya bersama tiga orang teman akan kami lakukan pertengahan bulan november dan itu bertepatan dengan musim gugur, yeay. Kami sangat antusias, walau kami membeli tiket lima bulan sebelum keberangkatan tapi kami sudah sibuk untuk mempersiapkan apa-apa saja yang akan kami bawa nanti. Rasanya tidak sabar ingin segera menginjakkan kaki di hamparan daun maple yang berguguran, apa daya kami harus sabar menunggu lima lagi.

Banyak yang harus kami siapkan untuk bertahan hidup dan bergaya di musim gugur dan itu cukup menguras biaya menurut saya karena pakaian yang kita bawa tidaklah sama dengan pakaian sehari-hari apalagi kalau anda ingin bergaya ala selebgram maka anda harus memecahkan celengan ayam anda (kalau ada). 

Long Jhon, ini adalah pakaian sejenis manset yang bahannya dapat manjaga suhu tubuh tetap hangat. Ketebalan long jhon ini bervariasi, ada yang bisa menahan sampai suhu diatas -10’c. Anda bisa membelinya online atau di toko-toko pakaian winter seperti uniqlo. Waktu itu saya membeli long jhon di shopee seharga 150 ribu rupiah untuk long jhon yang sudah sepasang atasan dan bawahan. Selain membeli yang sepasang saya juga membeli legging winter, Legging ini di bagian dalamnya berbahan bulu sehingga kuat menahan suhu dingin.

Baju Rajut Turtle Neck, saya membeli beberapa potong baju rajut turle neck dengan warna yang berbeda-beda.

Coat, nah bagian ini yang paling menyenangkan sekaligus memusingkan karena bagian ini yang akan terpampang nyata di foto-foto yang akan kita pamerkan di media sosial untuk membuat orang lain iri. Hihi.. Kalau anda tinggal di kota-kota besar mungkin banyak toko yang menjual baju untuk musim dingin namun kalau anda seperti saya, tinggal di kota terpencil yang dikelilingi hutan dan kawanan gajah (Lebay) maka anda bisa membeli coat lucu-lucu di online shop. Jika anda tidak percaya dengan online shop dan memiliki jiwa desainer maka anda bisa mengikuti jejak dua teman saya yang membeli bahan sendiri dan menggunakan jasa penjahit untuk mewujudkan coat yang sesuai keinginan mereka.

Sarung tangan, Dikarenakan kami berangkat di pertengahan November yang mana telah berada di penghujung musim gugur dan suhunya dibawah 15’C jadi wajib bagi kami memakai sarung tangan. Jika kalian ga bisa lepas dari media sosial maka maka belilah sarung tangan yang touch screen, ini cukup membantu menurut saya.

Kaos Kaki, selain untuk menahan udara dingin kaos kaki juga bisa mencegah kaki lecet karena di korea nanti kita akan berjalan kaki jauh sekali seperti rombongan biksu tong mencari kitab suci. Bawalah kaos kaki yang banyak atau beli di korea karena walau di suhu dingin tetap saja bisa menimbulkan bau yang tidak sedap. *Pengalaman banget* 😀

Sepatu Boat, udah ada daun maple berserakan, udah ada pemandangan pohon-pohon yang daunnya memerah dan sebagian hanya tinggal rantingnya dan udah pake coat keren, sayang kan kalo engga dipaduin dengan sepatu boots. Kalo kata teman saya biar penampilan semakin paripurna.

Koper Ukuran Besar, Coat buat cuaca dingin berukuran besar sehingga cukup memakan tempat di dalam koper. Apalagi seperti kami yang tiap hari harus ganti coat (demi ke-eksis-an dan ke-pamer-an). Jangan sampai koper sudah penuh saat berangkat karena saat pulang nanti akan banyak oleh-oleh yang akan dibawa ke tanah air untuk keluarga, teman, kerabat, tetangga dan netijen yang nagih oleh-oleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *